Ya , semua diawali dengan sebuah tatapan mata . Kita yang pada waktu itu hanya saling mengenal dan belum saling berkeinginan untuk bergandengan tangan . Aku masih ingat dengan jelas , waktu itu kau masih menjadi temanku . Haha lucu , aku tak pernah menyangka akan timbul sebuah perasaan yang tak asing bagiku , mungkin hanya sekedar suka ? atau mungkin aku mulai jatuh cinta ? ya keduanya boleh saja merasuki hati dan pikiranku .
Ngomong-ngomong soal cinta...apakah kamu juga memiliki perasaan itu kepadaku ? Kau layaknya seorang pesulap yang berhasil menghipnotisku ketika ku tatap matamu . Ada kenyamanan yang tak dapat di diskripsikan dengan kata-kata ketika itu . Ketika kau berjalan dihadapanku lalu memulai obrolan yang singkat , padat dan pada akhirnya berhasil membuatku salah tingkah dihadapanmu . Sungguh rasanya ingin sekali ku hentikan waktu agar aku bisa lebih lama menatapmu , menemukan zona nyamanku , dan menemukan sebuah jawaban dari mata sipitmu namun meneduhkan bagiku .
Bagaimana mungkin hal yang diawali dengan tatapan matamu itu selalu berhasil mengindahkan hari-hariku yang pada waktu itu kacau karena konflik perasaanku sendiri . Entah mengapa aku percaya dengan adanya mitos , buatlah permohonan ketika bintang jatuh , lalu permohonanmu akan terkabul . Bagaimana tidak percaya jika permohonanku itu memang terkabul . Waktu itu bulan ramadhan seusai shalat taraweh , selalu kusempatkan untuk melihat-lihat langit malam dengan bintang yang bertaburan di atas sana . Keindahan yang selalu dapat kurasakan ketika malam itu , mensyukuri atas apa yang diciptakan-Nya , indah , meneduhkan .
Ku hidupkan handphone yang sedang kugenggam lalu ku dengarkan musik agar suasana lebih rileks. Lagu yang kudengarkan adalah lagu Krispatih - Lagu Rindu . Kudengarkan lagu itu sambil melamun , tiba-tiba sosok pria yang akhir-akhir ini membuatku tersenyum tanpa alasan itu muncul di pikiranku . Ku nikmati saja apa yang sedang ku pikirkan , berharap aku tak hanya menjadi seorang yang mencintainya dalam diam . Namun menjadi bagian dari hidupnya , menjadi salah satu tujuan yang ingin dicapainya dan banyak hal yang ingin ku wujudkan dengan pria itu .
Asik ku memikirkannya , tiba-tiba aku terkejut dengan adanya bintang jatuh yang tepat melintas di atasku dengan jarak yang mungkin berjuta-juta meter itu . Tak banyak bertingkah dan berpikir ku ucapkan saja permohonan yang sedang melintas di pikiranku . '' aku berharap bisa menjadi kekasihmu , bahagia denganmu'' . Kejadian itu berhasil membuat jantungku berdebar kencang , mungkinkah itu terwujud ? aku pun hanya bisa berharap .
Selang beberapa waktu , kau mulai mengisi hari-hariku dengan perhatian-perhatianmu itu . Sungguh aku jatuh cinta dengan suasana seperti ini . Suasana dimana kau tak memikirkan wanita lain selain aku , kau ucapkan beberapa kalimat yang menghibur hatiku dan membuatku tertawa lepas tanpa beban . Aku tak percaya setelah kedekatan kita itu kau mulai mengutarakan perasaanmu kepadaku . Ku jawab saja pernyataan itu dengan basabasi yang mulanya ku tolak , namun ku terima selang beberapa menit kemudian .
Kau tau ? Sebuah permohonan ketika bintang jatuh yang melintas tepat di atas kepalaku itu terkabul . Aku bahagia dengan terkabulnya permohonan itu . Semoga saja ini awal yang baik bagi kita , mampu menjalin hubungan dengan sikap dewasa meski terkadang pertikaian antara kita tak jelas , kekanak-kanakan , salah paham dan lain-lainnya . Boleh kah jika aku berharap dan meminta kita akan tetap bertahan meskipun pertikaian sering terjadi ? Ya semoga saja boleh..
Kamu kok galauan ? :p
BalasHapus